Faktor kematangan fisik dan psikis

Faktor kematangan fisik dan psikis

Faktor kematangan fisik dan psikis

Faktor kematangan fisik dan psikis
Faktor kematangan fisik dan psikis

2. Faktor eksternal yang meliputi faktor sosial, budaya, lingkungan fisik dan lingkungan fisik dan lingkungan spiritual atau keagamaan.
Faktor-faktor tersebut diatas saling berinteraksi secara langsung ataupun tidak langsung pada diri individu untuk mencapai prestasi belajar.

Pembelajaran

Sesuai dengan pengertian belajar secara umum, bahwa belajar merupakan suatu kegiatan yang mengakibatkan terjadi perubahan tingkah laku, maka pengertian pembelajaran adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru sedemikian rupa, sehingga tingkah laku siswa berubah kearah yang lebih baik.

Arti khusus pembelajaran dapat didefinisikan sebagai berikut :

1. Behavioristik
Pembelajaran adalah usaha guru membentuk tingkah laku yang diinginkan dengan menyediakan lingkungan (stimulus). Agar terjadi hubungan stimulus dan respon (tingkah laku yang diinginkan) perlu latihan, dan setiap yang berhasil harus diberi hadiah dan atau reinforcement (penguatan)

2. Kognitif
Pembelajaran adalah cara guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berfikir agar dapat mengenal dan memahami apa yang sedang dipelajari. Ini sesuai dengan pengertian belajar menurut aliran kognitif yang menekankan pada kemampuan kognisi (mengenal) pada individu yang belajar.

3. Gestalt
Pembelajaran menurut Gestalt adalah usah guru untuk memberikan materi pembelajaran sedemikian rupa, sehingga siswa lebih mudah mengorganisirnya (mengaturnya) menjadi suatu gestalt (pola bermakna).
Bantuan guru diperlukan untuk mengaktualkan potensi mengorganisir yang terdapat dalam diri siswa.

4. Humanistik
Belajar akan membawa perubahan bila orang yang belajar bebas menentukan bahan pelajaran dan cara yang dipakai untuk mempelajarinya. Dengan demikian pemelajaran adalah memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih bahan pelajaran dan cara mempelajarinya sesuai dengan minat dan kemampuannya tentu saja kebebasan yang dimaksud tidak keluar dari kerangka belajar. Dalam penelitian pembelajaran yang dimaksud adalah pembelajaran dengan arti kognitif yaitu siswa diberi kesempatan berfikir dan memahami tentang apa yang diajarkan.

Ciriciri pembelajaran yang sesuai dengan ciri-ciri dari belajar yaitu :
1. Pembelajaran dilakukan secara sadar dan direncanakan secara sistematis.
2. Pembelajaran dapat menumbuhkan perhatian dan motivasi siswa dalam belajar.
3. Pembelajaran dapat menyediakan bahan belajar yang menarik dan menantang bagi siswa.
4. Pembelajaran dapat menggunakan alat bantu belajar yang tepat dan menarik.
5. Pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan bagi siswa.
6. Pembelajaran dapat membuat siswa siap menerima pelajaran, baik secara fisik maupun psikologis.

Sedangkan pembelajaran mempunyai tujuan yaitu membantu siswa agar memperoleh berbagi pengalaman dan dengan pengalaman itu tingkah laku siswa bertambah, baik kualitas maupun kuantitas. Tingkah laku yang dimaksud meliputi pengetahuan, keterampilan, dan nilai atau norma yang berfungsi sebagai pengendali sikap dan perilaku siswa.

Kesulitan Belajar

Dalam proses belajar dan pembelajaran di sekolah, tidak sedikit factor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan yang dialami siswa untuk mencapai hasil yang diharapkan. Kegagalan yang dialami siswa dimungkinkan adanya berbagai faktor hambatan atau kesulitan belajar, gejala atau pertanda yang dapat dilihat karena adanya kesulitan belajar adalah :

1. Menunjukkan hasil belajar yang rendah yaitu nilai yang dicapai dibawah ratarata kelompok atas.
2. Hasil yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan yaitu siswa sudah berusaha dengan giat tetapi nilai yang dicapai selalu rendah..
3. Lambat dalam melakukan tugas-tugas kegiatan belajar yaitu selalu tertinggal dengan teman-teman dalam menyelesaikan tugas dengan waktu yang tersedia.
4. Menunjukkan tingkah laku yang berkelainan seperti suka membolos, datang terlambat dan tidak mengerjakan pekerjaan rumah.
5. Menunjukkan gejala emosi yang tidak wajar seperti pemurung dan udah tersinggung.
Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu :
1. Faktor Intern yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa itu sendiri, meliputi :

a. Faktor Fisiologis seperti kurang sehat atau sakit, bisa juga karena cacat tubuh
b. Faktor Psikologis meliputi : Intelegensi, bakat, minat, motivasi dan factor kesehatan mental.

2. Faktor Ekstern yaitu faktor yang berasal dari luar diri siswa yaitu keluarga, sekolah,dan lingkungan
Dari faktor-faktor diatas bahwa kesulitan belajar adalah suatu kondisi proses belajar yang ditandai hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar. Disamping gejala dan faktor diatas untuk menemukan siswa yang mengalami kesulitan dapat dilihat dari :

1. Tingkat pencapaian tujuan pendidikan
Tiap-tiap mata pelajaran mempunyai tujuan tertentu yang diharapkan dapat tercapai dalam waktu tertentu, siswa yang tidak dapat mencapai tujuan pengajaran mungkin tidak menguasai materi pembelajaran dengan baik dikatakan siswa itu mengalami kesulitan belajar.

2. Kedudukan dalam kelompok
Siswa dikatakan mengalami kesulitan belajar kalau mereka memperoleh prestasi yang memduduki urutan paling bawah dalam kelompoknya atau mereka yang mendapatkan nilai dibawah rata-rata kelompok baik secara keseluruhan maupun setiap mata pelajaran.

3. Perbandingan antara potensi dan prestasi
Siswa dikatakan kesulitan belajar jika dia tidak dapat mencapai hasil belajar sesuai dengan potensi yang ada pada dirinya.

4. Tingkah laku
Siswa yang mengalami kesulitan belajar akan menunjukkan pola pola tingkah laku yang menyimpang seperti sikap acuh tak acuh, menentang, menyendiri, sering membolos, kurang motivasi dan sebagainya.

Sumber : https://zalala.co.id/puzzle-apk/

Posted on: February 27, 2020, by :