Jadi Dirut Telkomsel, Emma Sri Martini Menabrak Dua Tradisi

Jadi Dirut Telkomsel, Emma Sri Martini Menabrak Dua Tradisi

Jadi Dirut Telkomsel, Emma Sri Martini Menabrak Dua Tradisi

Jadi Dirut Telkomsel, Emma Sri Martini Menabrak Dua Tradisi
Jadi Dirut Telkomsel, Emma Sri Martini Menabrak Dua Tradisi

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkomsel

yang digelar di Jakarta, Rabu, (29/5/2019), memunculkan kejutan. Emma Sri Martini resmi ditunjuk sebagai suksesor Ririek Adriansyah yang telah didaulat menjadi Dirut PT Telkom, menggantikan Alex J. Sinaga.

Emma menyisihkan sejumlah kandidat yang santer sebelumnya beredar di kalangan jurnalis. Mayoritas berasal dari PT Telkom.

Melongok sejarahnya, Emma menjadi perempuan kedua setelah Koesmarihati, dirut pertama Telkomsel yang menjabat selama periode 1995 – 1999.

Namun yang membedakan adalah, Emma berasal dari kalangan di luar PT Telkom.

Sesuai dengan tradisi, sepanjang Telkomsel berdiri, posisi dirut selalu berasal dari PT Telkom.

Masuknya Singtel sebagai salah satu pemegang saham, juga tidak mengusik privilege yang dimiliki Telkom. Dalam formasi BOD, Singtel hanya kebagian posisi di luar Dirut/CEO.

Itu berarti, di usia Telkomsel ke 24 yang jatuh pada 26 Mei 2019, kehadiran Emma mengubah ‘ketentuan’ yang sudah berjalan sangat lama.

Selaih hilangnya ‘hak istimewa’ Telkom, tradisi lain yang berubah adalah,

dirut Telkomsel tak selalu memiliki latar belakang industri telekomunikasi.

Sebelumnya karena posisi dirut selalu diisi dari eksekutif Telkom, dengan sendirinya pengalaman dan latar belakang bukan merupakan isu. Sebab masih dibidang yang sama.

Penetapan Emma sebagai Dirut Telkomsel, mengulang langkah manajemen Telkom saat perseroan memilih Rinaldi Firmansyah sebagai Direktur Utama. Rinaldi yang memegang posisi tersebut sepanjang 2007 – 2012, merupakan eksekutif pertama di luar PT Telkom.

 

Sumber :

https://aziritt.net/photodirector-apk/

Posted on: January 3, 2020, by :