DLHKP Kota Kediri Bersama Ratusan Warga Bersih-bersih

DLHKP Kota Kediri Bersama Ratusan Warga Bersih-bersih

DLHKP Kota Kediri Bersama Ratusan Warga Bersih-bersih

DLHKP Kota Kediri Bersama Ratusan Warga Bersih-bersih
DLHKP Kota Kediri Bersama Ratusan Warga Bersih-bersih

Karena dianggap tidak sesuai dengan Peraturan Kementerian Kesehatan

(Permenkes) No 370 Tahun 2010 tentang Pengendalian Vektor. Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Surabaya melarang Caleg maupun Partai Politik melakukan kegiatan bakti sosial berupa fogging ke masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan kota Surabaya Febria Rahmanita mengatakan, saya sudah bilang ke kader-kader bumantik, kalau ada partai-partai melakukan fogging silahkan tolak, Kalau dia marah temukan ke saya,” ucap Febri, Senin.

Feni sapaan akrab Febria Rahmanita menjelaskan, karena kita ingin menjaga semua.

Bahayanya keracunan loh, mungkin sekarang tidak. “Tetapi nanti, walaupun bagaimana itu masuk ke paru-paru.” terangnya.

Kadinkes menambahkan, larangan tersebut diatur dalam Permenkes 370 Tahun 2010

tentang pengendalian vektor. “Ngak usah pakai fogging, mending pakai baygon aja,” pungkasnya.
Baca Juga:

Dinkes Minta Masyarakat Waspadai Fogging Liar
Membludak, Pasien DBD Ditempatkan di Lorong RSUD Ibnu Gresik
Masuki Pancaroba, Warga Surabaya Harus Waspadai DBD
Puluhan Pasien DBD Dirawat di RSUD Jombang
Status KLB Demam Berdarah, Permintaan Trombosit ke PMI Ponorogo Meningkat

Terkait larangan tersebut anggota Komisi B DPRD kota Surabaya Baktiono menyampaikan, jadi memang aturan fogging sudah diatur tentang pengertian kesehatan masyarakat. Kalau dari dinas kesehatan melarang tidak boleh fogging sembarangan, itu benar.

 

Baca Juga :

Posted on: November 21, 2019, by :