Jokowi Minta Guru Terampil Ditambah

Jokowi Minta Guru Terampil Ditambah

Jokowi Minta Guru Terampil Ditambah

Jokowi Minta Guru Terampil Ditambah
Jokowi Minta Guru Terampil Ditambah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan jum­lah guru terampil lebih banyak

diban­ding guru normatif, khusus di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Jokowi menjelaskan, pemerintah tahun ini memfokuskan anggarannya disalurkan untuk pembangunan Sum­ber Daya Manusia (SDM), seperti membuat pelatihan keterampilan, Balai Latihan Kerja (BLK) pondok pesantren dan lainnya.

”Para guru harus di-upgrade, teru­tama terkait kemampuan skill.

Ke­mampuan guru-guru dalam melatih siswanya, guru yang terampil harus lebih banyak dari guru normatif,” ujar Jokowi saat membuka Rembuk Na­sional Pendidikan di Depok, Jawa Barat, kemarin.

Jokowi menjelaskan, guru norma­tif seperti guru agama, guru Panca­sila, guru Bahasa Indonesia harusnya lebih sedikit untuk di SMK dan diisi guru terampil yang bisa melatih siswanya dengan baik. ”Tapi infor­masi yang saya terima, guru norma­tif ini persentasenya lebih banyak. Berapa banyak Pak Menteri? 65 per­sen, yang 35 persen guru terampil,” ucap Jokowi.

Oleh sebab itu, Jokowi secara khu­sus meminta Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan fokus meningkatkan guru-guru menjadi lebih terampil.

”Kita ingin pendidikan yang fokus pada keterampilan untuk bekerja, penting sekali. Guru-guru harus di­upgrade, terutama yang berkaitan dengan kemampuan skill,” papar Jo­kowi.

”Kita juga harus mulai mengenalkan ke anak-anak kita, ini sudah zaman revolusi industri 4.0, kita harus mem­berikan pelajaran yang berkaitan dengan digitalisasi, bahasa coding sangat penting sekali, anak-anak harus mengerti, karena media komunikasi baru nantinya ada di sana,” sambung Jokowi

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/BYJB6KN

Posted on: October 26, 2019, by :