Kodam III/Siliwangi Jadi Model Toleransi Beragama

Kodam III Siliwangi Jadi Model Toleransi Beragama

Kodam III/Siliwangi Jadi Model Toleransi Beragama

Kodam III Siliwangi Jadi Model Toleransi Beragama
Kodam III Siliwangi Jadi Model Toleransi Beragama

BANDUNG-Manusia merupakan makhluk individu sekaligus

juga sebagai makhluk sosial yang harus mampu berinteraksi dengan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam menjalani kehidupan sosialnya di masyarakat selalu akan dihadapkan dengan kelompok-kelompok yang berbeda baik itu perbedaan kepercayaan agama maupun tradisinya.

Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dimasyarakat diperlukan sikap saling menghargai sehingga tidak terjadi gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan pertikaian karena sudah jelas disebutkan dalam pembukaan UUD 1945 pasal 29 ayat 2 bahwa Negara menjamin kemerdekaan untuk memeluk agamanya sendiri dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya.

Sehingga sebagai warga negara yang baik sudah sewajarnya saling

menghormati antara hak dan kewajiban demi menjaga keutuhan Negara dan menunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama.

Dengan sikap toleransi beragama akan dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan Bangsa dengan berdampingan satu dengan yang lainnya akan menjadikan kekuatan pertahanan wilayah dan bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.

Pada perayaan Hari Natal tahun ini dan seterusnya diharapkan bisa

membawa kedamaian bagi seluruh masyarakat Indonesia dan agar toleransi umat beragama tetap terjaga dengan baik dengan demikian kerukunan dalam berbangsa dan bernegara selalu tetap terjaga.

Kebahagian dan kecerian Natal juga dirasakan oleh Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI YP. Sembiring beserta keluarga sehingga pada puncak perayaan Hari Raya Natal tersebut mengadakan open house yang dihadir oleh Irdam III/Siliwangi, Para Asisten Kasdam III/Slw, Para Kabalakdam III/Slw, Para Komandan satuan dijajaran Kodam III/Slw di Jalan RE. Martanidata Kota Bandung, Minggu (25/12).

Open House dimaksudkan untuk mendekatkan tali silaturahmi antara pimpinan dan anggota agar dalam menjalani kehidupan selalu dapat berdampingan dan komunikasi dapat terjaga dengan baik. (Pun)

 

Baca Juga :

 

Posted on: May 9, 2019, by :