Alkohol

Alkohol

Alkohol

Alkohol
Alkohol
  • Rumus Umum

Alkohol adalah senyawa turunan alkana yang mempunyai gugus hidroksil (-OH) pada rantainya (pada atom karbon jenuh – berikatan tunggal). Alkohol mempunyai rumus R-OH, dimana R adalah gugus alkil (rumus CnH2n+1).

  • Jenis Alkohol

Ada 3 jenis alkohol, yaitu:

    • Alkohol Primer; dimana atom yang terikat pada gugus hidroksil hanya mengikat 1 (satu) atom C lain. Contoh: Propanol
    • Alkohol Sekunder; dimana atom C yang terikat pada gugus hidroksil mengikat 2 (dua) atom C lain. Contoh: 2-metil propanol
    • Alkohol Sekunder; dimana atom C yang terikat pada gugus hidroksil mengikat 2 (dua) atom C lain. Contoh: 2-metil 2-propanol
  • Isomer, adalah senyawa-senyawa dengan rumus molekul sama, tetapi mempunyai struktur berbeda
  • Sifat Fisik

– Titik didih alkohol berkisar pada suhu 80 – 86 derajat Celcius, hal ini disebabkan karena adanya ikatan hidrogen pada molekul-molekul alkohol. Semakin panjang rantai, maka titik didih semakin tinggi. Tetapi semakin banyak cabang, maka titik didih semakin rendah.
– Wujud pada suhu kamar adalah cair untuk C1 – C4, kental untuk C5 – C9, dan padat untuk   C10 atau lebih.

  •  Reaksi-reaksi

  • Reaksi Oksidasi

– Alkohol Primer  Aldehid  Asam Karboksilat

– Alkohol Sekunder  Keton

– Alkohol Tersier (tidak dapat dioksidasi)

  • Reaksi dengan logam Natrium menghasilkan gas Hidrogen
                  R – ONa  +  Na                R – ONa  +  ½ H2
  • Alkohol bereaksi dengan PCl5 menghasilkan : alkil klorida, HCl dan POCl3                     R – OH  +  PCl5         R – Cl  +  POCl3  +  HCl
  • Bereaksi dengan hidrogen halida menggunakan katalis ZnCl2 membentuk alkil halida

Sumber: https://sel.co.id/

Posted on: January 9, 2019, by :